Mau Kredit Mobil Bekas Tanpa DP?

Membeli mobil bekas merupakan solusi untuk memiliki mobil impian namun memiliki keterbatasan dana untuk mendapatkan mobil baru. Asalkan kondisi masih bagus dan laik jalan terkadang bisa didapat dengan harga murah. Memang perlu memiliki keahlian tersendiri untuk menemukan mobil bekas yang murah namun dengan kondisi tidak jauh dari mobil baru.

kredit mobil tanpa DP

Berikut bagaimana menemukan mobil bekas bagus hingga cara kredit mobil tanpa DP yang dapat Anda lakukan.

Cari mobil sendiri

Jika anda pergi ke showroom mobil bekas akan menemukan selisih harga dari harga beli ke harga jual. Bagaimanapun juga showroom ingin mendapatkan keuntungan. Berbeda jika Anda mencari sendiri tanpa perantara akan mendapatkan harga bisa lebih murah.

Artikel serupa:   Inilah Akses Mudah Untuk Tanya Veronika Asisten Virtual Telkomsel

Langsung ke pemilik mobil yang mobilnya akan dijual adalah cara yang tepat, bahkan bisa beruntung jika pemilik mobil membutuhkan uang dengan cepat. Namun teliti dengan benar kelaikan mobil bekas tersebut sebelum terjadi deal pembelian.

Cari leasing kredibel

Setelah menemukan mobil bekas dengan harga murah dengan kondisi bagus, Anda juga bisa mengajukan dana talangan kepada lembaga leasing. Pastikan perusahaan leasing tersebut adalah perusahaan dengan nama yang kredibel.

Misalkan saja Adira, Astra, Oto Multiartha, dan lain-lain. Datangi pihak kantor leasing seperti Siduit untuk mendapatkan tawaran dan simulasi kredit mobil bekas. Anda juga bisa bekerjasama dengan pihak leasing untuk menaikkan harga mobil bekas yang Anda beli, sehingga besaran dana talangan dari pihak leasing bisa meng-cover jumlah uang muka.

Artikel serupa:   Reboisasi Kawasan Paliyan Oleh Asuransi MSIG

Misalkan saja sesuai dengan kebijakan peraturan Bank Indonesia, bila Anda membeli harga mobil 100 juta, maka dana talangan yang keluar sebesar 70 persen dari harga mobil. Bila Anda ingin uang muka juga dibantu oleh pihak leasing, maka Anda bisa meminta pihak leasing untuk menaikkan harga beli mobil menjadi 130 juta.

Namun hal ini perlu juga diingat. Semakin besar Anda mengajukan besaran dana talangan, maka resiko cicilan Anda akan semakin besar per bulannya.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *