Rabu, 10 Oktober 2018

Cintai Produk-produk Indonesia


Korea dan Jepang adalah salah satu contoh negara yang sukses mengembangkan produk dalam negeri dan berhasil menembus pasar internasional tanpa melupakan akar budaya bangsa. Ya, mereka tetap menggunakan nama nasionalnya bukan menyesuaikan selera internasional untuk setiap produknya. 


Cintai Produk-produk Indonesia


Sebut saja Hyundai, Samsung hingga Yamaha. Menyebut nama-nama itu kita sudah langsung membayangkan negara asalnya. Otomatis, nama produk itu ikut mengenalkan negara yang bersangkutan.

Lantas bagaimana dengan Indonesia? Bisakah kita mengejar prestasi seperti Korea dan Jepang yang sukses mengembangkan produk dalam negeri dan berhasil menembus pasar internasional tanpa melupakan akar budaya bangsa? Jawabannya harus bisa.

Kita memiliki banyak potensi dibandingkan kedua negara tadi. Diantara potensi itu ialah keragaman budaya serta sumber daya alam Indonesia yang cukup melimpah. Kita, perlu menyadari hal tersebut dan segera memanfaatkannya demi kemajuan ekonomi.

Yang tak kalah penting, bangsa ini juga harus memiliki kebanggaan akan produk lokal dengan cara membelinya. Hal itu akan sangat membantu perkembangan produk lokal.

Dengan 200 juta penduduknya Indonesia perlu membangkitkan jiwa wirausaha warganya. Sebagai gambaran, Indonesia baru mempunyai 1,65% wirausaha dari jumlah populasi penduduk Indonesia. Padahal sejatinya, sebuah negara mesti memiliki minimal 2% wirausaha dari total penduduknya untuk menjadi negara yang maju.

Sebagai perbandingan, Amerika misalnya memiliki 11,5% wirausaha. Bahkan Jiran kita, Singapura mempunyai 7,2% dan Malaysia terdapat 3% wirausahawan.

Pemerintah juga dirasa perlu untuk memberikan pelatihan wirausaha bagi kalangan pemuda, khususnya mereka yang masih menganggur. Termasuk memberikan bantuan atau kemudahan kredit sebagai modal usaha.

Korea dan Jepang memulainya dari situ, yang kemudian mencintai produk sendiri dengan membelinya serta memasarkannya di dunia internasional.


Cintai Produk-produk Indonesia


Tidak ada komentar:
Write komentar

Interested for informations of Kafe Kolong?
Get more of our update !